Dinding Bebas Lembab, Tetap Kokoh di Musim Hujan Leave a comment

Musim hujan telah tiba dan bisa jadi ujian untuk ketahanan rumah anda. Permasalahan yang bisa terjadi di musim penghujan antara lain kebocoran, air rembes, bahkan banjir.

Banjir bisa terjadi karena rumah berada di wilayah rawan banjir, saluran pembuangan yang buruk, atau bencana alam yang tak bisa diprediksi. Kebocoran dapat disebabkan atap yang pecah atau saluran air yang terganggu seperti terhalang sampah. Kebocoran dapat pula menyebabkan rembesan ditembok jika tidak segera ditanggulangi.

Sedangkan rembesan bisa terjadi karena antara lain :

  • Dinding mengalami retak rambut di area basah seperti kamar mandi atau tempat cucian
  • Ada masalah pada talang air, saluran pembuangan air di lantai atas atau dak beton yang bocor
  • Dinding bagian luar rumah tidak diplester atau plesternya tidak cukup kuat menahan air
  • Komposisi plesteran yang salah pada kamar mandi hingga menyebabkan rembesan
  • Naiknya air secara kapiler

Masalah kebocoran dan rembesan dapat terjadi di luar musim hujan namun akan lebih terasa di musim ini. Pencegahannya dapat dimulai saat membangun rumah yaitu dengan memilih bahan bangunan berkualitas serta cara pengerjaan dinding yang tepat.

Namun jika kebocoran dan rembes sudah terjadi diperlukan langkah penanganan. Ini dapat dilakukan dengan memperbaiki sumber bocoran atau rembesan, melapisi dinding dengan waterproofing, atau mengoreksi dinding dan kondisi bangunan baik luar maupun dalam yang terkena efek rembes atau bocor.

Untuk dinding retak rambut cara penanganannya adalah dengan mengupas bagian yang retak lalu mengisinya dengan compound atau plamir dinding agar tahan air. Jika terjadi rembesan yang membentuk jalur air dinding, ketahui dulu sumber kebocorannya. Perbaiki sumber kebocoran sebelum mengatasi noda pada dinding.

Jika anda sedang merencanakan membangun atau merenovasi rumah ini, adalah saat yang tepat untuk melakukan tindakan pencegahan atas bocor dan rembes. Meski telah mempercayakan pembangunan hunian pada kontraktor atau pemborong selalu awasi proses pembangunannya sebagai bagian dari tindakan preventif anda terhadap utilitas hunian anda mulai dari kualitas acian dan beton. Banyak kasus dinding rembes atau bocor disebabkan kualitas bahan yang buruk atau pengerjaan yang tidak tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *